
Iklan Google Ads Boncos? Cek & Perbaiki Disini!
Pasang iklan dengan google ads sebenarnya tidaklah sulit karena akan ada banyak panduan dari aplikasi google ads itu sendiri untuk memandu kita bagaimana menyiapkan kampanye iklan yang baik, terutama pada pengguna mobile atau google ads smart bidding, apalagi sekarang sudah dilengkapi dengan fitur AI.
Walaupun begitu tentu potensi yang lebih besar dari google ads datang dari mode pakar yang fitur-fiturnya dan indikatornya lebih baik sehingga kita lebih fleksibel menjalani kampanye iklan lebih baik dan kompleks.
Masalahnya ketika untuk kita yang awam terhadap fitur-fitur tersebut terkadang menjadi kebingungan dan melakukan pengaturan yang tidak sesuai, terkadang hanya sekedarnya yang membuat sistem kebingungan dengan perintah yang ingin kita berikan dan harapkan sampai pada akhirnya penerimaan audience tidak sesuai dan memakan anggaran/saldo iklan. Nah, disinilah yang biasa kita sebut boncos!
Lalu apa saja yang perlu kita perhatikan setidaknya mengurangi kerugian dan meningkatkan hasil yang didapat.
Perhatikan Skor Daya Iklan & Ekstensi Sudah Baik

Mari kita asumsikan pertama-tama jika set iklan yang dibuat sudah memiliki indikator yang baik serta jangan lupa untuk memanfaatkan beberapa fitur ekstensi yang masih relevan untuk memperkuat set iklan tersebut. Perhatikan juga fungsionalitas ekstensi yang ditambahkan karena salah memanfaatkan ekstensi sebagai mana fungsinya bentuk iklan jadi aneh yang membuat orang enggan melakukan klik sehingga tingkat CTRnya menurun.
Cek Menu “Istilah Penelusuran”

Setelah iklan telah berjalan pantau penerimaan klik yang didapat dari mana datangnya, maksudnya bagaimana audience mengetik di pencarian sampai iklan tersebut ter-klik. Mengapa harus di cek disini, karena indikator hasil klik di menu kata-kunci terkadang tidak akurat, apalagi jika menggunakan kata kunci mode “pencocokan luas”.
Cek, filter, dan seleksi apakah hasil di menu “Istilah Penelusuran” klik sudah relevan target audiens, jika ada klik yang muncul dari kata kunci yang kurang relevan maka bisa dikecualikan sebagai negatif keywords agar kombinasi kata kunci tersebut tidak lagi muncul pada pencarian selanjutnya.
Mungkin Strategi Bidding Tidak Cocok

Sesuaikan dengan target iklan anda. Jika hanya mencari kunjungan website sebanyak-banyaknya maka strategi bidding yang cocok adalah “pemaksimalan klik”, jika yang diharapkan adalah interaksi langsung dengan bisnis seperti order atau pembelian, setidaknya kontak kepada bisnis, maka strategi bidding yang paling tepat adalah menggunakan pilihan “konversi”.
Strategi bidding memaksimalkan konversi dalam hal ini akan mendahulukan audience yang berpotensi untuk melakukan purchasing. Dengan memilih strategi bidding ini ada kemungkinan juga jika biaya per klik akan lebih tinggi tapi biasanya jika pengaturan yang dilakukan sudah benar maka iklan akan berjalan dengan optimal.
Hanya saja ada kelemahan untuk tipe strategi bidding ini. yaitu harus disetup terlebih dahulu dengan benar menggunakan script pelacakan signal yang terkadang tidak semua bisa dan awam tentang hal tersebut. Jika tidak bisa anda bisa menggunakan jalanan jasa iklan google agar bisa dibantu.
HATI-HATI Dengan Saran Skor Kualitas!

Google ads untuk membantu anda untuk meningkatkan performa kampanye menjadi lebih baik dengan memberikan saran-saran yang bisa dipertimbangkan untuk dimasukkan. Walaupun begitu sistem otomatis tidak semuanya 100% baik dan akurat, terkadang saran pengoptimalan mengarahkan kita kepada relevansi iklan yang kurang baik sedangkan mengahkan ke pembelian klik iklan lebih banyak.
Cara terbaik untuk menghadapinya sederhana saja. cukup dengan abaikan saran tersebut. Jika anda merasa ada saran yang bagus untuk diterapkan akan bisa memeriksanya lebih detail dengan catatan anda sudah tahu dan paham tentang saran iklan tersebut.
Hanya dengan 2 simple trik tersebut dengan seksama hasil iklan yang diperoleh akan mendekati yang diharapkan. untuk detail lain yang bisa dipelajari anda bisa baca 8 Cara Memaksimalkan Iklan Google Ads.

No Comments